Tour De Singkarak 2016: Ada Durian Dunia Akhirat di Agam

Durianpelawi.com – Bupati Agam, Indra Catri, menuturkan, bahwa belum lengkap ke Sumatera Barat, jika wisatawan belum menginjak Kabupaten Agam.

Destinasi ini sangat cocok untuk yang menyukai wisata alam, petualangan, serta mereka yang gemar menyantap durian medan.

Dalam waktu lima tahun ke depan, wisatawan bisa menikmati Durian Dunia Akhirat yang tengah dibudidayakan di Kabupaten Agam. Pohon durian tersebut kini tengah ditanamkan melalui proses okulasi.

“Kami mengembangkan species durian baru, namanya Durian Dunia Akhirat, artinya, agar yang memakannya terbayang-terbayang terus di dunia dan akhirat. Daging durian ini nanti mirip dengan durian montong, tebal namun bijinya tetap kecil,” kata Indra Catri saat dijumpai di titik finish etape keempat Tour de Singkarak (TdS) 2016 di Puncak Lawang, Kabupaten Agam, Selasa (9/8/2016).

Sejak diadakannya TdS, dari tahun ke tahun kunjungan ke Kabupaten Agam meningkat meskipun terjadi pergeseran. Danau Maninjau yang dahulu ramai dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, diakui oleh Indra Catri, kini menurun, karena terdapat pencemaran yang diakibatkan oleh budidaya ikan.

Tercatat pernah ada sekira 18.000 buah keramba yang ditanam di Danau Maninjau sehingga kejernihan air berkurang. Pakan-pakan ikan yang tidak termakan juga memperkeruh air danau.

“Kami adakan gerakan Save Maninjau, keramba yang tadinya berjumlah 18.000 dikurangi hingga menjadi 6.000-an. Program ini kami sosialisasikan kepada masyarakat, targetnya selesai pada 2016,” lanjut Indra.

Dia juga menjelaskan beberapa destinasi wisata yang disuguhkan oleh Kabupaten Agam, seperti wisata adventure dan hiking terkait topografi Agam yang bergunung-gunung, juga wisata religi karena kabupaten ini dijuluki Negeri Seribu Pesantren.

shares